Tag

,

(Harian Analisa, 09 Oktober 2011)

AKU DAN PEREMPUAN /1/

aku berpikir-pikir tentang maksud perempuan menasbihkan jerejak
pelik-lirik itu terkadang seperti riak yang menyeruak
bersama kata-kata pecandu
menggadiskan gelak-bahak demi mengelabui rindu
berkali-kali, hingga lelaki telat menafsirkan pilu
karena salah bercinta dengan riwayat palsu
pejantan yang sesenggukan
bukan lagi sebuah kisah segan
sebab siapa gerangan yang mampu melarang
gerimis yang suka tiba-tiba lantang di belakang kenang

aku lelah menggambar perempuan
kukira cantik-lentik itu
sama dengan beribu pesan
menikung juga ke dadamu

di antara huruf-huruf namaku
tiada lagi kutanda barang sebuah wajah
selama rahasia masih berkisar antara doa dan rayu
perempuan tetap adalah sejarah yang basah

Aku melangkah…

CMD, 02 Oktober 2010

AKU DAN PEREMPUAN /2/

layaknya burung yang jauh dari dedesing
aku ingin setenang masa kecilku
berguling saja walau tak penting
meski dengan luka muda di siku

sesekali sepi memang mesti membatasi janji
agar perempuan tetap tertulis di pucuk mimpi
sebagaimana mereka tidak pernah sungguh-sungguh menerjemahkan lelaki
aku dan perempuan adalah sepasang luka yang berlainan
sampai nanti di muara waktu
akan ada alasan untuk sebuah pertemuan
sehangat kamar haru, ruang di mana perempuan lebih suci dari kelakar rindu

aku yang tahu…

CMD, 04 Oktober 2010