Tag

,

(Suara Karya, 16 Oktober 2011)

Cerita I

ada seekor lalat jantan
yang meneburkan dirinya
ke kolam api

karena ia tak dapat hinggap
dis ebuah ikan asin
idamannya

adakah sedikit tempat untuknya?

Tangerang, Juli 2011

Cerita II

di sana
sudah jadi buah bibir
negeriku makmur
serta subur katanya
di sanadi kota besarku
mereka gembira
menyanyi lagu kesedihan

sementara di pelosok itu
seorang bocah
berlutut menanti batu
rebus di depannya.

Tangerang, Juli 2011

Ketika Kudengar Radio
Dengan Berbagai Berita
Di antaranya Berita Korupsi

Dan aku pun berkata:
Tuhan, kapankah kau
mulai menertibkan negeri
yang penuh sebab akibat ini?

aku kan menantikannya
untuk segera
sebab, dosa dan doaku
sudah penuh di lemari
sementaratersisih
terjepit oleh keangkuhan
bersama semangat dalam lapar

Tangerang, Januari 2011

Kelereng Anak Kecil

kita adalah kelereng
yang dilemparkan anak kecil
menggelindung, berpusing
cepat sekali bertabrakan
mungkin retak, tak apa

kita adalah kelereng anak kecil
yang dilemparkan
deras sekali menerjang
tahi ayam
mungkin berbau, tak apa

kita adalah kelereng
yang dilemparkan anak kecil
lalu, diambilnya
dan, dikantonginya
mungkin pengab, tak apa
kita adalah kelereng anak kecil
yang dilemparkan
retak dan berbau, tak apa
anak kecil itu Tuhan?

Tangerang, Oktober 2010

Doa Anakku

Tuhan
Lindungi kami
dalam perjalanan
semoga selamat sampai disekolah

Tuhan
jadikanlah keberhasilan pada kami
dalam mencapai cita-cita
dalam menjalankan kewajiban
kami sebagai pelajar

Tuhan
lindungi kami
jika ada ulangan ulangan
atau mendapat kesulitan
supaya kami dapat menyelesaikannya

Tangerang, Nopember 2010

Maafkan Aku

Sebenarnya masih banyak
yang akan dan harus
kukatakan

Dan,
inilah
sebagian
dari itu semua.

Tangerang, Desember 2010