Tag

,

23 Oktober 2011 –

nadir

nadir apa ini
kutembang layar
lambai angin
siul gelombang
tarik daman
sentak kemudi
tembuk buritan

(2011)

pupus

kucoba menakar-nakar
dinding juga yang terpapar
engkau berpaling
segala jadi usai

aku tertawan rasa gundah tak berkesudahan
galauku tak bersempadan
engkau berpaling
perihku tak terperikan

sudahkah, kau kumaafkan
tak ada lagi rasa
walau kenangan

(2011)

aku pun

aku menyaksikan bunga yang gugur
tersentak diterpa angin
terkulai di bumi

aku rasakan hati yang belur
berbungkus nestapa
berbias pelangi

ketika begini
kita memang sendiri
tanpa kata
dan mesti menyiksa diri

(1991-2011)


mencari jebat

kucari jebat
tapi entah di mana
tamingsari tak berlangir
berkarat di warangka
bendahara batuk-batuk dan pikun
bertahun dapat jatah pensiun
makmud tak lagi naiki bini tun bija
di depannya ngangkang selusin gadis tiongkok
tuah?
ah, masih juga hamba setia
nunggu ayapan
sanggup cemplung
ke jamban. kini kucari jebat
pendurhaka
di mana

(1991-2011)

Kazzaini Ks Adalah sastrawan Riau dan Ketua Yayasan Sagang. Menulis sajak, cerpen, esai dan genre sastra lainnya, serta menjadi editor banyak buku sastra. Karya-karyanya dimuat dalam banyak buku antologi. Tinggal di Pekanbaru.